Ya Tuhan...
sampai kapan aku begini. aku tau atas apa yang kurang dariku. aku tau atas apa yang tak mampu ku lakukan. aku tau sifatku ini telah banyak menyakiti orang-orang di sekitarku. andai aku mendapat satu kesempatan untuk memperbaiki sifatku yang hancur ini, aku ingin melakukannya.
maaf mungkin tidak akan mengembalikan semua yang telah hancur. namun, hanya kata maaf lah yang dapat terucap dari bibir ini. tetapi, kenapa mereka tetap tidak mendengarkan permintaan maafku yang tulus dari hati ini.
Tuhan.....
andai aku boleh meminta, buatlah aku tertidur untuk menghilangkan rasa bersalah ini, untuk menghilangkan rasa malu ini. namun, rasanya itu tidak mungkin terjadi. takdir dan mukjizat tidak ingin bersahabat denganku. terkadang aku berfikir, " Tuhan, kenapa mereka tidak mendengarkan dan tidak menerima kata maaf yang ku ucapkan. apa mereka menganggapku sebagai penipu??"
Tuhan.....
lewat tulisan ini, aku curhat untuk membuang kesedihan yang ada di hati ini. hanya kepada-Mu aku dapat mengeluarkan rasa sedihku. aku berfikir Kau-lah sahabat yang selalu mendengarkan keluh kesahku Tuhan. aku tidah tahu harus berbagi kesedihan ini dengan siapa. semua telah meninggalkanku, semua telah membuat luka.
kesedihan ini mungkin akan mengikis dengan sendirinya, jika aku sering curhat kepada-Mu.
Ya, mungkin saja!!! dan aku selalu berharap Kau tidak akan pernah bosan untuk mendengarkan ini untuk kesekian kalinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar