Sabtu, 30 Maret 2013
Minggu, 17 Februari 2013
Hanya Sebuah Kata MAAF
Ya Tuhan...
sampai kapan aku begini. aku tau atas apa yang kurang dariku. aku tau atas apa yang tak mampu ku lakukan. aku tau sifatku ini telah banyak menyakiti orang-orang di sekitarku. andai aku mendapat satu kesempatan untuk memperbaiki sifatku yang hancur ini, aku ingin melakukannya.
maaf mungkin tidak akan mengembalikan semua yang telah hancur. namun, hanya kata maaf lah yang dapat terucap dari bibir ini. tetapi, kenapa mereka tetap tidak mendengarkan permintaan maafku yang tulus dari hati ini.
Tuhan.....
andai aku boleh meminta, buatlah aku tertidur untuk menghilangkan rasa bersalah ini, untuk menghilangkan rasa malu ini. namun, rasanya itu tidak mungkin terjadi. takdir dan mukjizat tidak ingin bersahabat denganku. terkadang aku berfikir, " Tuhan, kenapa mereka tidak mendengarkan dan tidak menerima kata maaf yang ku ucapkan. apa mereka menganggapku sebagai penipu??"
Tuhan.....
lewat tulisan ini, aku curhat untuk membuang kesedihan yang ada di hati ini. hanya kepada-Mu aku dapat mengeluarkan rasa sedihku. aku berfikir Kau-lah sahabat yang selalu mendengarkan keluh kesahku Tuhan. aku tidah tahu harus berbagi kesedihan ini dengan siapa. semua telah meninggalkanku, semua telah membuat luka.
kesedihan ini mungkin akan mengikis dengan sendirinya, jika aku sering curhat kepada-Mu.
Ya, mungkin saja!!! dan aku selalu berharap Kau tidak akan pernah bosan untuk mendengarkan ini untuk kesekian kalinya.
sampai kapan aku begini. aku tau atas apa yang kurang dariku. aku tau atas apa yang tak mampu ku lakukan. aku tau sifatku ini telah banyak menyakiti orang-orang di sekitarku. andai aku mendapat satu kesempatan untuk memperbaiki sifatku yang hancur ini, aku ingin melakukannya.
maaf mungkin tidak akan mengembalikan semua yang telah hancur. namun, hanya kata maaf lah yang dapat terucap dari bibir ini. tetapi, kenapa mereka tetap tidak mendengarkan permintaan maafku yang tulus dari hati ini.
Tuhan.....
andai aku boleh meminta, buatlah aku tertidur untuk menghilangkan rasa bersalah ini, untuk menghilangkan rasa malu ini. namun, rasanya itu tidak mungkin terjadi. takdir dan mukjizat tidak ingin bersahabat denganku. terkadang aku berfikir, " Tuhan, kenapa mereka tidak mendengarkan dan tidak menerima kata maaf yang ku ucapkan. apa mereka menganggapku sebagai penipu??"
Tuhan.....
lewat tulisan ini, aku curhat untuk membuang kesedihan yang ada di hati ini. hanya kepada-Mu aku dapat mengeluarkan rasa sedihku. aku berfikir Kau-lah sahabat yang selalu mendengarkan keluh kesahku Tuhan. aku tidah tahu harus berbagi kesedihan ini dengan siapa. semua telah meninggalkanku, semua telah membuat luka.
kesedihan ini mungkin akan mengikis dengan sendirinya, jika aku sering curhat kepada-Mu.
Ya, mungkin saja!!! dan aku selalu berharap Kau tidak akan pernah bosan untuk mendengarkan ini untuk kesekian kalinya.
Selasa, 12 Februari 2013
derai hujan membasai jiwaku
kota kecil ini selalu teguyur oleh derasnya air hujan. tiap saat selalu hujan, hujan dan hujan. hujan membuat jiwaku tercuci oleh derasnya tetesan air yang diturunkannya. selalu membuatku bermalas-malasan dalam melakukan sesuatu. cuaca yang tak menentu terkadang membuat kota kecil ini menjadi fakum. fakum dalam aktivitasnya masing-masing. aku juga terkadang fakum dalam mengerjakan tugas-tugas sekolahku yang super duper numpuknya. yang inilah itulah. sampai-sampai pusing mau kelarin yang mana dulu.
kota ini membuat banyak kenangan bersejarah buatku, sahabat-sahabatku, dan kamu. cinta pertamaku berawal dari ketika hujan membasahi raga ini, dan tiba-tiba muncullah sosok orang yang mempunyai fisik tinggi, manis dan lumayan banyak dikagumi cewek-cewek disekolahku. aku beruntung banget bisa jalan berdua bareng dia disaat suasana hujan deras dalam bungkaman air hujan yang terus mengucur dalam jiwa ini. tidak ada hal yang lebih indah buatku selain aku bisa deket sama dia, ngobrol sama dia dan masih banyak lagi. memang awal pendekatan yang tak disengaja saat itu. aku heran kenapa cowok segagah dia mau jalan berdua sama gue dibandingkan naik mobil mewahnya. hehehe... tapi itu gak penting buat aku, aku adalah cewek paling beruntung dari sekian banyak cewe-cewek yang ada.
hmmm..
upps!!! lupa gue, panggil aja cowok itu dimas. cowok super keren di sekolahku. sampai terkagum-kagum dak mandanginnya. bukan dia yang salah tingkah saat kita mandangin dia, tapi malah kita yang salting sendiri. serasa dunia hanya milik sendiri. ngomong-ngomong soal ujan, itu adalah suasana paling romantis yang gak akan terlupakan. sampai saat ini masih keingat sama dia.
Langganan:
Postingan (Atom)